The Last Dance

Mengusung nuansa horor yang melankolis, karya ini dibangun dengan sentuhan klasik ala era Romantisisme, menggunakan pola waltz yang membawa suasana seperti dansa tempo dulu di Eropa. Bagian chorus diperkaya dengan permainan violin oleh kerabat saya (Arif Fathur), menambah lapisan emosi yang terasa tragis sekaligus indah, mengingatkan pada kisah gelap seperti cerita-cerita Edgar Allan Poe.

The ARTventure

Sebuah komposisi bernuansa mayor yang didominasi oleh teknik perkusif, memberikan energi yang dinamis dan ritmis sepanjang permainan. Karya ini menjadi salah satu judul favorit saya. Nama “The ARTventure” sendiri merupakan gabungan dari kata Art dan Adventure. Karya ini menjadi sebuah perjalanan kecil dalam bentuk suara, tentang eksplorasi, rasa penasaran, dan kecintaan terhadap seni itu sendiri.

Pray for Bali

Pray for Bali adalah sebuah karya untuk mengingatkan rakyat Bali pada khususnya, dan rakyat Indonesia pada umumnya. Berkisah tentang Seorang yang bersedih melihat kehidupan rakyat Bali yang semakin mengesampingkan budayanya karena doktrin sekular barat yang semakin meracuni. Lalu orang tersebut berdoa kepada Tuhan untuk memintakan hidayah agar Bali tetap mengingat Tuhan dan budaya mereka. -Fay Ehsan-

Morning Sunshine

Karya ini merupakan awal dari perjalananku dalam memetik gitar. Komposisinya cukup sederhana, namun menjadi fondasi dari banyak hal setelahnya. Bagian favoritku ada di chorus terakhir, dimana capo saya pindahkan beberapa kali untuk membawa progresi yang sama ke pitch yang semakin tinggi. Sebuah analogi untuk menggambarkan mentari pagi yang perlahan semakin naik, dan semakin menghangatkan.

Freedom Rides

Sebuah karya dari Mitchell Cullen yang berhasil ku cover. Lagu ini cukup kompleks, dengan banyak elemen yang membuat proses penggarapannya amat menantang. Salah satu hal yang membuatnya menarik adalah penggunaan ‘Didgeridoo’, yaitu alat musik tiup kayu raksasa yang merupakan alat musik tradisional suku Aborigin (Australia Utara) dan telah ada sejak 1,500 tehun silam.

The Mafia

Salah satu komposisi paling kompleks yang pernah kutulis karena menuntut stamina dan fokus yang cukup tinggi. “The Mafia” di eksekusi dengan tuning gitar non-standard, dan memiliki melodi bernuansa spionase / agent-themed yang cukup intens. Karya ini masih akan kubedah ulang untuk dikembangkan, karena belum mencapai versi finalnya.

Gadis Keraton

ebuah komposisi bernuansa Jawa yang terinspirasi dari sosok yang lemah lembut, anggun, dan penuh ketenangan. Rangkaian nadanya merepresentasikan pesona / ‘inner beauty’ yang terpancar dalam diam. Karya ini menjadi caraku mengabadikan kesan tersebut melalui sebuah gitar dalam bentuk petikan-petikan nada.

Lexicon (Isyana Sarasvati cover)

“Lexicon” , originally by Isyana Sarasvati
Sebuah cover ulang dalam format fingerstyle. Cukup rumit saat kubedah, karena kompleksnya versi asli dari lagu tersebut. Melodinya  kubiarkan berjalan pelan, seperti membawa emosi yang terasa berat dan tertahan. Semisterius lagu aslinya, lagu ini bagai sebuah space kecil untuk sesuatu dalam diri kita untuk menyimpan hal-hal yang belum selesai.